Pembelian SAHAM bisa dilakukan dengan berbagai cara, tidak seperti dulu kini semua dilakukan dengan sistem komputer. baik sistem 'OFF line'
ataupun 'ON line'. namun semuanya itu ada fee yang harus dibayar kepada sekuritas dimana nasabah membuka rekening efeknya.
tentu fee OFF line lebih besar karena mereka selain harus menyediakan sistem jaringan komputer juga broker/acount excekutif biasanya mereka mengambil fee beli 0,3 % -- 0,35 % dan fee jual+tax 0,4 -- 0,4 %.
Untuk ON line lebih rendah fee beli 0,1 % -- 0,2 % dan fee jual+tax 0,2 -- 0,4 %. semua tergantung policy perusahaan sekuritasnya.
Pilihlah securitas yang aktif, cukup capitalnya, dan punya reputasi bagus,
tentu saja yang mengambil komisi /fee yang paling rendah.
Bila perlu jadilah nasabah yang punya minimal 3 securitas guna meminimalkan resiko jika Anda pada posisi salah beli atau salah Jual.
Nahn kalau sudah begitu, segera ambil keputusan, pilih cara yang paling efisien agar bisa mengambil manfaat yang besar dari Beli jual saham ini.
Sabtu, 15 Januari 2011
Kapan BELI $ Kapan JUAL SAHAM ???
Bermain saham adalah permainan yang mengasyikan, pergerakan saham yang atraktif sangat menarik untuk dicermati.
Saham yang dibeli turun , saham yang dijual naik adalah biasa bagi pelaku pasar saham. Setiap pelaku saham tidak boleh emosionil, mudah panik, dan mudah patah arang, ngambek, dan putus asa.
Ketika mulai beli-jual, jual-beli pikiran harus tenang, 'fresh', dan semua keputusan jual atau keputusan beli.Resiko sendiri. mau untung mau rugi tergantung keputusan Anda.
Manfaatkan waktu sebaik mungkin hitungan menit, jam, atau harian sangat berarti bagi 'nasib' Anda.
Setiap pelaku pasar saham tidak boleh serakah, terburu-buru ambil keputusan,
Laku kapan mesti beli? Belilah SAHAM ketika indeks turun , juallah ketika indeks naik/hijau.
Bermainlah Saham seuaikan dengan karakter Anda. Jika suka eksperimen jadilah trader sejati, jika suka tenang berlatihlah jadi investor jangka menengah/panjang saja.
Saham yang dibeli turun , saham yang dijual naik adalah biasa bagi pelaku pasar saham. Setiap pelaku saham tidak boleh emosionil, mudah panik, dan mudah patah arang, ngambek, dan putus asa.
Ketika mulai beli-jual, jual-beli pikiran harus tenang, 'fresh', dan semua keputusan jual atau keputusan beli.Resiko sendiri. mau untung mau rugi tergantung keputusan Anda.
Manfaatkan waktu sebaik mungkin hitungan menit, jam, atau harian sangat berarti bagi 'nasib' Anda.
Setiap pelaku pasar saham tidak boleh serakah, terburu-buru ambil keputusan,
Laku kapan mesti beli? Belilah SAHAM ketika indeks turun , juallah ketika indeks naik/hijau.
Bermainlah Saham seuaikan dengan karakter Anda. Jika suka eksperimen jadilah trader sejati, jika suka tenang berlatihlah jadi investor jangka menengah/panjang saja.
Bagaimana pembelian SAHAM secara selektif ?
Secara ideal SAHAM yang dibeli adalah :
1. TLKM , 1 LOT , 8.000 = 4.000.000 , Telekomunikasi , BUMN
2. INCO , 1 LOT , 5.000 = 2.500.000 , Pertambangan , PMA
3. SMGR , 1 LOT , 10.000 = 5.000.000 , Semen , BUMN
4. INDF , 1 LOT , 5.000 = 2.500.000 , Consumer Good , Swasta
5. BMRI , 1 LOT , 6.000 = 3.000.000 , Perbankan , BUMN
6. JSMR , 1 LOT , 4.000 = 2.000.000 , Infrastruktur , BUMN
7. KLBF , 1 LOT , 3.500 = 1.750.000 , Farmasi , BUMN
8. LSIP , 1 LOT , 12.000 = 6.000.000 , Perkebunan/CPO , Swasta
9. BUMI , 1 LOT , 3.200 = 1.600.000 , Batubara , Swasta
Jumlah ( RP 28.350.000 )
SIMULASI CAPITAL UNTUK SAHAM IDEAL ADALAH ( Dua puluh delapan juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah ). Posisi pasar per Tgl 14 Januari 2011.Jum'at , dengan pembulatan ke atas.( ada cadangan cash ).
Dengan memiliki saham di berbagai sektor tersebut diharapkan akan meminimalisir resiko. Ke sembilan SAHAM ( Emitmen )tersebut termasuk 'Blue Chip' atau 'Big cap' yang sangat 'liquid' dan 'atraktif' pergerakannya.
( Catatan : 1 Lot = 500 Lembar, jika modalnya lebih , tambah Lot-nya ).
Nah sudah siapkah Anda dengan capital minimal dan ideal seperti ini.
1. TLKM , 1 LOT , 8.000 = 4.000.000 , Telekomunikasi , BUMN
2. INCO , 1 LOT , 5.000 = 2.500.000 , Pertambangan , PMA
3. SMGR , 1 LOT , 10.000 = 5.000.000 , Semen , BUMN
4. INDF , 1 LOT , 5.000 = 2.500.000 , Consumer Good , Swasta
5. BMRI , 1 LOT , 6.000 = 3.000.000 , Perbankan , BUMN
6. JSMR , 1 LOT , 4.000 = 2.000.000 , Infrastruktur , BUMN
7. KLBF , 1 LOT , 3.500 = 1.750.000 , Farmasi , BUMN
8. LSIP , 1 LOT , 12.000 = 6.000.000 , Perkebunan/CPO , Swasta
9. BUMI , 1 LOT , 3.200 = 1.600.000 , Batubara , Swasta
Jumlah ( RP 28.350.000 )
SIMULASI CAPITAL UNTUK SAHAM IDEAL ADALAH ( Dua puluh delapan juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah ). Posisi pasar per Tgl 14 Januari 2011.Jum'at , dengan pembulatan ke atas.( ada cadangan cash ).
Dengan memiliki saham di berbagai sektor tersebut diharapkan akan meminimalisir resiko. Ke sembilan SAHAM ( Emitmen )tersebut termasuk 'Blue Chip' atau 'Big cap' yang sangat 'liquid' dan 'atraktif' pergerakannya.
( Catatan : 1 Lot = 500 Lembar, jika modalnya lebih , tambah Lot-nya ).
Nah sudah siapkah Anda dengan capital minimal dan ideal seperti ini.
Jumat, 14 Januari 2011
SIAPA PEMAIN SAHAM ( KATEGORI BANDAR SAHAM) ?
Banyak pemain SAHAM ( Sebutan trader/pelaku beli jual ) jarang memperhatikan bahwa setiap SAHAM punya BANDAR SAHAM, masing-masing SAHAM punya style sendiri. Semua tergantung pada Perilaku BANDAR. ada Bandar saham yang suka 'goreng saham'( naik turun dalam waktu singkat ), ada yang menggerakkan SAHAM per hari, per bulan atau bahkan per tiga bulanan.
Bahkan ada BANDAR yang bisa 'menyetir' saham dengan membuka rekening di 10 perusahaan sekuritas sekaligus. Hati-hati!.
BANDAR biasanya Investor asing/aseng dengan kapitalisasi yang besar dan tidak terbatas. Hayo siapa yang bisa mengalahkan Investor Asing dengan dana tidak terbatas ( uangnya tidak berseri ). ini memang dunia Kapilas. jadi ya ikuti saja arus itu, jangan melawan arus, kecuali ingin 'mati konyol','bunuh diri' atau 'hara kiri'.
Sekali lagi hati-hati, carilah aman-aman saja bermain saham jangan cari resiko, kecuali Anda ingin 'bangrut'. Wah jangan nekatlah....
Cermati, pelajari perilaku BANDAR, sekali lagi masing-masing SAHAM/EMITMEN punya BANDAR sendiri artinya yang Investor yang paling banyak punya SAHAM tersebut.
Bagaimana cara mudah dan aman menyiasati BANDAR?
- ikuti kemana arah arus, jangan sekali-kali melawan!
- ambil profit/untung selagi ada kesempatan
- berapaun untung jangan lupa berbagi pada orang miskin/csr/sedekah/amal.
- jangan mudah terpengaruh dengan layar/monitor.
Selamat mencoba ! hati-hati ! Bersiaplah Rugi/untung !
Bahkan ada BANDAR yang bisa 'menyetir' saham dengan membuka rekening di 10 perusahaan sekuritas sekaligus. Hati-hati!.
BANDAR biasanya Investor asing/aseng dengan kapitalisasi yang besar dan tidak terbatas. Hayo siapa yang bisa mengalahkan Investor Asing dengan dana tidak terbatas ( uangnya tidak berseri ). ini memang dunia Kapilas. jadi ya ikuti saja arus itu, jangan melawan arus, kecuali ingin 'mati konyol','bunuh diri' atau 'hara kiri'.
Sekali lagi hati-hati, carilah aman-aman saja bermain saham jangan cari resiko, kecuali Anda ingin 'bangrut'. Wah jangan nekatlah....
Cermati, pelajari perilaku BANDAR, sekali lagi masing-masing SAHAM/EMITMEN punya BANDAR sendiri artinya yang Investor yang paling banyak punya SAHAM tersebut.
Bagaimana cara mudah dan aman menyiasati BANDAR?
- ikuti kemana arah arus, jangan sekali-kali melawan!
- ambil profit/untung selagi ada kesempatan
- berapaun untung jangan lupa berbagi pada orang miskin/csr/sedekah/amal.
- jangan mudah terpengaruh dengan layar/monitor.
Selamat mencoba ! hati-hati ! Bersiaplah Rugi/untung !
BERAPA MODAL UNTUK JUAL BELI SAHAM?
Besarnya modal untuk jual beli saham tentu saja tidak terbatas. sesuai kantong Investasi Anda. Paling kecil adalah Rp 10 juta, bahkan ada sekuritas yang dibawah itu yakni Rp. 5 jt. Untuk pemula bisa diambil kira-kira Rp 10 juta, Rp 25 juta, Rp 50 jt, max Rp 100 jt.
Setelah satu tahun coba cermati investasi Anda perlu ditambah atau bahkan dikurangi. Apakah beli jual saham cocok dengan karakter bisnis anda. jika tidak jadilah pemilik saham yang pasif saja.Beli saham sebagai sarana investasi Anda. tentukan sikap Anda mau jadi investor jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang.
Atau Anda memilih menjadi Trader sejati. jika Anda memilih yang terakhir bersiap-siaplah menjadi kaya mendadak atau miskin mendadak. Rugi atau Untung itu adalah biasa dalam beli jual, demikian juga beli jual saham.
berapapun modal Anda, jangan habiskan uang Anda untuk membeli saham.
cadangkan untuk keperluan mendadak ( untuk 'everage down' atau 'up' ).
Jika ada uang/modal banyak berapapun besarnya, pasti akan habis dan kurang untuk membeli saham. Pernahkan anda mendengar Investor mengeluarkan uang Rp 100 Milyard dalam sehari untuk beli saham, dalam dalam hari itu juga untung Rp 10 Milyard hari itu juga .10 % per hari. hitung saja jika transaksi 20 hari kerja per bulan. rata-rata untung per hari 3% -5 %.
Kalikan saja .Tentu banyak sekali jumlahnya. Uang modal tidak hilang bahkan bertambah terus.
Tentu saja jangan lihat untungnya saja. Bagaimana jika rugi?
'cut loss', SAHAM yang dibeli di 'suspen' ?
Tentu saja jangan suka terjebak dengan 'panic selling' di layar monitor.
Ambil nafas dalam-dalam, tekan emosi, sabar dan hati-hati dalam mengambil keputusan. Ingat Keputusan beli atau keputusan jual tidak bisa di'cancel'.
Setiap keputusan akan menentukan 'nasib' Anda, UNTUNG? ATAU RUGI ?
Nah selamat mencoba !!!!!!!!, semoga berhasil.......
Setelah satu tahun coba cermati investasi Anda perlu ditambah atau bahkan dikurangi. Apakah beli jual saham cocok dengan karakter bisnis anda. jika tidak jadilah pemilik saham yang pasif saja.Beli saham sebagai sarana investasi Anda. tentukan sikap Anda mau jadi investor jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang.
Atau Anda memilih menjadi Trader sejati. jika Anda memilih yang terakhir bersiap-siaplah menjadi kaya mendadak atau miskin mendadak. Rugi atau Untung itu adalah biasa dalam beli jual, demikian juga beli jual saham.
berapapun modal Anda, jangan habiskan uang Anda untuk membeli saham.
cadangkan untuk keperluan mendadak ( untuk 'everage down' atau 'up' ).
Jika ada uang/modal banyak berapapun besarnya, pasti akan habis dan kurang untuk membeli saham. Pernahkan anda mendengar Investor mengeluarkan uang Rp 100 Milyard dalam sehari untuk beli saham, dalam dalam hari itu juga untung Rp 10 Milyard hari itu juga .10 % per hari. hitung saja jika transaksi 20 hari kerja per bulan. rata-rata untung per hari 3% -5 %.
Kalikan saja .Tentu banyak sekali jumlahnya. Uang modal tidak hilang bahkan bertambah terus.
Tentu saja jangan lihat untungnya saja. Bagaimana jika rugi?
'cut loss', SAHAM yang dibeli di 'suspen' ?
Tentu saja jangan suka terjebak dengan 'panic selling' di layar monitor.
Ambil nafas dalam-dalam, tekan emosi, sabar dan hati-hati dalam mengambil keputusan. Ingat Keputusan beli atau keputusan jual tidak bisa di'cancel'.
Setiap keputusan akan menentukan 'nasib' Anda, UNTUNG? ATAU RUGI ?
Nah selamat mencoba !!!!!!!!, semoga berhasil.......
SAHAM APA ITU? SAHAM APA SAJA ITU ?
SAHAM adalah bukti kepemilikan pada sebuah perusahaan. Private dan Publik.
Perusahaan Publik adalah perusahaan yang sudah tercatat di bursa Efek Indonesia.Banyak sekali syarat yang mesti dipenuhi jika Perusahaan akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI )atau ( go public ). Setelah perusahaan terdaftar di BEI,maka Perusahaan itu bersifat Terbuka, dan dapat diakses oleh publik.
Perusahaan Tbk.dikelompokkan menurut bidang usaha seperti property, infrastruktur, perminyakan , perbankan, kimia, pertambangan, perkebunan, telekomunikasi, kontraktor, rokok, auto dan parts, dan sebagainya.
Perusahaan Tbk berdasarkan pemilik contoh Bakrie Group, BUMN, Swasta, PMA,
Ciputra Group, MNC Group, Para Group, Djarum Group, dan masih banyak lainnya.
Perusahaan Tbk. berdasarkan kapitalisasi contoh Blue Chip,Second liner, Third Liner.
Perusahaan Tbk. berdasarkan aktifitas contoh aktif harian, aktif bulanan,tahunan , bahkan sangat tidak aktif.
Perusahaan Tbk. berdasarkan momentum kondisionil/emosionil contoh saham gorengan, saham jebakan, saham 'gerak tipu'.
Perusahann Tbk.berdasarkan Reputasi Pengurus contoh ada yang rajin membagi dividen, kadang-kadang bagi dividen,bahkan tidak pernah bagi dividen.
Perusahaan Tbk.berdasarkan 'action'yang melakukan banyak aksi 'right isue','stock split','reverse stock', 'rumor','isue',dll.
Ada ratusan SAHAM yang tercatat di Bursa Efek indonesia, pilihlah SAHAM yang aman dan jangan mudah terpengaruh layar monitor.
Perusahaan Publik adalah perusahaan yang sudah tercatat di bursa Efek Indonesia.Banyak sekali syarat yang mesti dipenuhi jika Perusahaan akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI )atau ( go public ). Setelah perusahaan terdaftar di BEI,maka Perusahaan itu bersifat Terbuka, dan dapat diakses oleh publik.
Perusahaan Tbk.dikelompokkan menurut bidang usaha seperti property, infrastruktur, perminyakan , perbankan, kimia, pertambangan, perkebunan, telekomunikasi, kontraktor, rokok, auto dan parts, dan sebagainya.
Perusahaan Tbk berdasarkan pemilik contoh Bakrie Group, BUMN, Swasta, PMA,
Ciputra Group, MNC Group, Para Group, Djarum Group, dan masih banyak lainnya.
Perusahaan Tbk. berdasarkan kapitalisasi contoh Blue Chip,Second liner, Third Liner.
Perusahaan Tbk. berdasarkan aktifitas contoh aktif harian, aktif bulanan,tahunan , bahkan sangat tidak aktif.
Perusahaan Tbk. berdasarkan momentum kondisionil/emosionil contoh saham gorengan, saham jebakan, saham 'gerak tipu'.
Perusahann Tbk.berdasarkan Reputasi Pengurus contoh ada yang rajin membagi dividen, kadang-kadang bagi dividen,bahkan tidak pernah bagi dividen.
Perusahaan Tbk.berdasarkan 'action'yang melakukan banyak aksi 'right isue','stock split','reverse stock', 'rumor','isue',dll.
Ada ratusan SAHAM yang tercatat di Bursa Efek indonesia, pilihlah SAHAM yang aman dan jangan mudah terpengaruh layar monitor.
Kemana bermain saham ?
Siapaun Anda bisa bisa melakukan jual beli saham, lalu bagaimana caranya?
Inilah:
1. Anda mesti membuka rekening dan menjadi nasabah salah satu securitas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
2.Setelah mempunyai rekening nasabah Anda bisa langsung membeli saham yang diinginkan.
3.Setelah punya saham tentu harus dijual bukan?
4.Carilah momen yang tepat agar harga saham yang dijual lebih besar dari harga beli. Mudah bukan?
5. Anda bisa jual saham kapan saja, selama ada untungnya..
6. Bisa hitungan menit, jam, hari, minggu, bulan,triwulan atau bahkan tahun
7.Anda bisa melakukan beli-jual berkali-kali walaupun dalam satu hari,
( 'oneday trading').
Inilah:
1. Anda mesti membuka rekening dan menjadi nasabah salah satu securitas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
2.Setelah mempunyai rekening nasabah Anda bisa langsung membeli saham yang diinginkan.
3.Setelah punya saham tentu harus dijual bukan?
4.Carilah momen yang tepat agar harga saham yang dijual lebih besar dari harga beli. Mudah bukan?
5. Anda bisa jual saham kapan saja, selama ada untungnya..
6. Bisa hitungan menit, jam, hari, minggu, bulan,triwulan atau bahkan tahun
7.Anda bisa melakukan beli-jual berkali-kali walaupun dalam satu hari,
( 'oneday trading').
Langganan:
Postingan (Atom)